Senin, 13 November 2017

Berita Televisi

A. Pengertian Berita Televisi

Menurut Freda Morris, dalam bukunya "Broadcast Journalism Techniques", berita adalah sesuatu yang baru, penting yang dapat memberikan dampak dalam kehidupan manusia. Sementara, J.B Wahyudi melengkapinya, yaitu laporan tentang peristiwa/pendapat yang memiliki nilai penting, menarik bagi khalayak, masih baru & di publikasikan secara luas melalui media massa periodik.

Berita televisi adalah laporan tentang fakta peristiwa/pendapat dalam tulisan/narasi, audiovisual, gambar, foto, peta, grafis, baik di rekam/live yang aktual, menarik, bermanfaat, & di publikasikan melalui media massa periodik, seperti majalah, radio, & televisi.

B. Unsur Berita (5W + 1H)

a. What (Apa)
What berarti apa yang terjadi/akan terjadi. Dalam jurnalisme, what menunjukkan tema apa yang di angkat dalam berita.
b. Who (Siapa)
Who berarti kepada siapa suatu peristiwa terjadi/siapa yang melakukan/terlibat peristiwa. Who harus berkaitan dengan what sehingga mampu memberikan informasi yang cukup kepada khalayak sekaligus dapat mendekatkan berita dengan khalayak.
c. Where (Di mana)
Where itu menunjukkan di mana peristiwa yang di beritakan terjadi.
d. When (Kapan)
Unsur when memberi informasi tentang kapan peristiwa tersebut terjadi. Jika tidak ada unsur ini, khalayak akan kebingungan kapan peristiwa yang di beritakan itu terjadi.
e. Why (Mengapa)
Why memberikan keterangan tentang mengapa peristiwa tersebut terjadi.
f. How (Bagaimana)
How itu menjelaskan bagaimana peristiwa yang di beritakan terjadi,

C. Prinsip Penulisan Berita yang Jelas

Berikut ini ada beberapa prinsip penulisan berita yang jelas:

  • Menggunakan kalimat pendek. 
  • Mengutamakan kesederhanaan & menghindari kompleksitas. 
  • Menggunakan kata-kata yang sudah di kenal serta sesuai dengan kaidah bahasa yang baik & benar. 
  • Menghindari kata-kata yang tidak perlu. 
  • Menggunakan kalimat aktif. 
  • Di tulis selayaknya orang bicara. 
  • Menggunakan istilah yang bisa di pahami khalayak. 
  • Di kaitkan dengan pengalaman khalayak. 
  • Menggunakan bahasa yang variatif. 

Satuan Kerja Produksi

1. Stasiun Televisi

Stasiun televisi merupakan suatu tempat terpusatnya kegiatan dari suatu organisasi penyiaran, karena itu besar kecilnya tergantung dari statusnya, misalkan kita ambil contoh stasiun pusat di Jakarta & stasiun daerah, bahkan stasiun daerah pun terjadi perbedaan. Kegiatan suatu stasiun sebagai tempat kegiatan meliputi kegiatan administrasi, kegiatan teknik, & kegiatan produksi & siaran, karena itu suatu stasiun yang mempunyai kegiatan memproduksi acara siaran kemudian hasilnya di siarkan sendiri/di kirim ke stasiun pusat/stasiun lainnya, di sebut sebagai "Stasiun Penyiaran".

2. Studio Televisi

Studio adalah tempat yang di gunakan untuk kegiatan memproduksi acara televisi, dengan demikian studio dapat berupa ruangan tertutup maupun di alam terbuka, seperti halnya studio alam yang di miliki oleh TVRI stasiun pusat Jakarta. Sedang banyaknya studio tergantung dari kegiatan penyiaran, dengan sedikit uraian di atas menunjukkan bahwa studio merupakan bagian dari suatu stasiun.

3. Lima Acuan Dasar untuk Acara Televisi

a. Ide
Ide merupakan buah pikiran dari seorang perencana acara siaran dalam hal ini seorang produser, sesuai dengan teori komunikasi ide merupakan rencana pesan yang akan di sampaikan kepada khalayak penonton, melalui medium televisi dengan maksud & tujuan tertentu, karena itu sewaktu akan menuangkan idenya dalam bentuk sebuah naskah siaran, harus selalu memperhatikan faktor penonton, agar apa yang akan di sajikan dalam bentuk acara siaran dapat mencapai sasarannya.

b. Pengisi Acara Siaran (Artis)
Pengisi acara siaran dapat berupa seorang pembaca berita, artis yang belum di kenal sampai dengan para cendekiawan & artis yang cukup terkenal di masyarakat.

c. Peralatan
Peralatan yang ada di studio:
- Seperangkat kamera elektronik & penyangganya.
- Lampu dengan berbagai karakter.
- Mikrofon.
- Dekorasi.
- Siklorama (dinding studio).
- Pesawat monitor untuk melihat proses gambar yang sedang di produksi.

d. Kelompok Kerja Produksi
Kelompok kerja produksi adalah satuan kerja yang menangani kerja produksi secara bersama-sama sampai hasil karyanya di nyatakan laik untuk di siarkan. Terbagi dalam 4 satuan kerja:
- Satuan kerja produksi/siaran.
Tugasnya:
"Mengembangkan ide yang ada & agar di visualisasikan dengan baik & jelas, sesuai dengan tuntutan masing-masing".
- Satuan kerja fasilitas produksi
Tugasnya:
"Mendukung terlaksananya produksi sesuai perencanaan, dengan jalan membantu menyediakan segala fasilitas produksi agar proses produksi dapat berjalan dengan lancar".
- Satuan kerja operator teknik
Tugasnya:

  • Merubah naskah yang telah di siapkan menjadi gambar & suara. 
  • Menyiapkan segala peralatan yang di perlukan. 


- Satuan kerja teknisi (engineering).
e. Penonton

  • Sasaran dari setiap acara yang di siarkan. 
  • Faktor yang menentukan berhasil/tidaknya acara yang telah di buat. 
Sekian dulu dari saya, semoga bermanfaat untuk kalian semua.